Ganjar Pranowo: Infrastruktur Telekomunikasi untuk Mendukung Program Internet Gratis

Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3 Ganjar Prabowo dan Mahfud MD memiliki program internet gratis untuk pelajar. Ganjar-Mahfud berkomitmen mengawal pengadaan BTS 4G BAKTI Kominfo agar rampung tepat waktu dan dapat segera digunakan oleh masyarakat.

Pembangunan infrastruktur layanan internet juga akan dipastikan dilakukan di seluruh daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) wilayah Indonesia.


Upaya ini dilakukan untuk dapat menjalankan program internet gratis (GratisIn) yang masuk dalam visi dan misi Ganjar-Mahfud, jika terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029.

Program GratisIn diluncurkan di Borsumy Heritage Semarang, Jawa Tengah, pada awal Januari. Program GratisIn adalah program pengadaan internet gratis, super cepat dan merata bagi pelajar.

Cawapres 2024 Mahfud MD menjelaskan internet gratis sudah menjadi sebuah kebutuhan masyarakat. Namun, pada praktiknya tidak semua pelajar atau sekolah mampu membeli kuota internet.

Kendala yang dihadapi pelajar dari keluarga tidak mampu, jelasnya, tidak ada uang. Sedangkan, di sejumlah daerah lain, terutama pedalaman, masih banyak yang tidak memiliki jaringan internet yang dapat diakses.

"Setelah infrastrukturnya tersedia, harus dipastikan bahwa para pelajar mendapatkan kuota internet. Jadi, semua infrastruktur yang telah dibangun berkelanjutan, tidak diabaikan, karena masyarakat tidak mampu membeli kuota internet," jelas Mahfud.


Dengan demikian, paparnya lagi, program internet gratis adalah salah satu bentuk kebijakan yang mengawal dan memastikan realisasi program pembangunan pemerintahan sebelumnya berkelanjutan.

Dia menambahkan program internet gratis dapat juga dimanfaatkan oleh pelaku UMKM, pelaku industri kreatif hingga profesional, seperti jurnalis yang bertugas di seluruh Indonesia.

Lebih jauh, dia mengatakan program internet gratis tidak hanya perlu dukungan infrastruktur telekomunikasi informasi dalam bentuk fisik, seperti BTS dan perangkat komputer, tetapi juga dukungan kebijakan.

Untuk itu, pihaknya sedang menyusun anggaran yang dibutuhkan, serta prosedur mendapatkan internet gratis bagi para pelajar. Dia meyakini jika anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dikelola dengan efisien dan transparan, maka dana yang dibutuhkan akan dapat dipenuhi.

 

Pejuang NKRI

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama